Cerita Bengkarung Teperdaya bersumber dari sastra lama Minangkabau. Cerita dengan judul asli ”Asal Mulanya Bengkarung Tidak Berbisa” ini terdapat dalam kumpulan cerita rakyat dari berbagai w…
Malam yang syahdu itu tidak membuat Raden Banterang ikut tertidur. Seperti beberapa malam sebelumnya, Raden Banterang berpikir keras. Wajahnya sedikit gelisah. Kegelisahan itu diketahui oleh sal…
Pada zaman dahulu, di wilayah Mangiran, atau Kademangan Mangiran, ada seorang tokoh bernama Ki Ageng Mangir Wonoboyo. Ki Ageng Mangir Wonoboyo memiliki sebuah pisau. Bentuknya sederhana, tidak t…
Di sebuah kampung terpencil yang letaknya di tepian pantai Pulau Laut, hiduplah sepasang suami istri. Sang suami bernama Ning Mundul. Ia biasa dipanggil dengan Datu Ning Mundul meskipun usianya…
Gunung Tinjau, konon, merupakan gunung terbesar di Sumatra Barat. Gunung yang terletak di Kabupaten Agam itu berdampingan dengan dua gunung lainnya, yaitu Gunung Merapi dan Gunung Singgalang. P…
Pada zaman dahulu di dalam hutan belantara Kalimantan Barat hiduplah seorang ibu dan anak perempuan semata wayangnya yang bernama Dayu. Mereka hidup di pinggir sungai yang bernama Sungai Burung…
Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri yang sangat berbahagia. Suami bernama Taju dan istrinya bernama Meler. Sebelum menikahi Meler, Taju hidup bersama dengan ibunya dan keempat adik…
Erul terkenal sangat jago membuat layang-layang. Layang-layang buatan Erul terkenal sangat halus rautan bambunya dan sangat lentur apabila diterbangkan dan sangat unggul di langit.
Dahulu kala di sebuah desa di pesisir Pantai Sangihe, hiduplah tiga orang kakak beradik. Mereka bernama Panggelawang, Wanggaia, dan Nabai. Mereka bertiga hidup rukun dan akrab satu dengan lainny…
Dahulu kala, di sebuah kampung yang bernama Wolowio, hiduplah dua orang kakak beradik. Kakaknya bernama Moi, sedangkan adiknya bernama Peba. Usia kedua anak itu tidak terpaut jauh. Jarak usia k…